Agen Casino Online Agen Judi Poker Agen Casino Sbobet Agen Poker Online Agen Bola Terpercaya Agen Poker Terpercaya Agen Poker Terbaik

Pengaruh Buffon dan Rekor Baru di Juventus

Pengaruh Buffon dan Rekor Baru di Juventus

pengaruh-buffon-dan-rekor-baru-di-juventus-WWo

Agen bola online _ TURIN – Usia Gianluigi Buffon memang sudah tak muda lagi karena tepat pada 28 Januari 2017, dia berulang tahun ke-39. Bagi sebagian kalangan mungkin mengira kalau karier pesepakbolanya bakal habis pada musim ini, namun nyatanya itu tidak berlaku buat kiper nomor 1 Juventus.

Pada pertandingan giornata ke-29, Juventus sukses memantapkan posisinya sebagai penguasa Liga Italia usai mengalahkan Sampdoria dengan skor tipis 1-0. Bukan Juan Cuadrado yang menjadi buah bibir pasca pertandingan melainkan keberhasilan Buffon menempatkan namanya sebagai pemain terlama dalam sejarah Juventus.
Baca juga : Hasil Pertandingan Sepak Bola, Sabtu-Minggu (18-19/3/2017)
Menurut situs resmi Juventus, Senin (20/3/2017), Buffon telah mencapai 39 681 menit di Liga Italia bersama Juventus. Pemain kelahiran Carrara, Italia itu membutuhkan waktu 16 tahun untuk merusak rekor legenda Giampiero Boniperti (39 680) selama 1946-1961.
Pengaruh Buffon dan Rekor Baru di Juventus
Sebelum membuat rekor anyar ini, Buffon resmi sebagai pemegang rekor tak kebobolan terlama di Serie A. Dia mencatat 974 menit tak kebobolan setelah membawa Juventus menang 4-1 atas Torino dalam lanjutan Serie A di Stadio Olimpico, Turin, 20 Maret 2016.

Buffon mencatat clean sheet lebih dari 10 laga, dan melampaui rekor Sebastiano Rossi yang menorehkan 929 menit tanpa kebobolan bersama AC Milan yang dibuat pada musim 1993/1994. “Saya merasa terhormat mampu mengenakan jersey Juventus untuk waktu yang lama, dan saya berharap untuk terus memakainya untuk meraih catatan positif yang belum tercapai,” tutur Buffon.

Berkat kecerdikan Buffon mengawal gawang Juventus membuat posisi Si Nyonya Tua tak bergerak dari urutan teratas. Tim besutan Massimiliano Allegri sudah membukukan 73 poin dari 29 laga terakhirnya.

Artinya, Juventus punya peluang untuk mempertahankan gelar Liga Italia ke enam kalinya secara berturut-turut. Mengingat saat ini mereka unggul delapan angka dari AS Roma yang menghuni peringkat kedua.