Agen Casino Online Agen Judi Poker Agen Casino Sbobet Agen Poker Online Agen Bola Terpercaya Agen Poker Terpercaya Agen Poker Terbaik

Hadapi Yunani, Kroasia Dinaungi Atmosfer Positif Sang Pelatih

Hadapi Yunani, Kroasia Dinaungi Atmosfer Positif Sang Pelatih

 

Agen bola online _ ZAGREB – Kroasia membutuhkan jalur play-off sebelum memastikan tiket ke Piala Dunia 2018. Menempati peringkat 2 Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Eropa, Kroasia harus finis di bawah tim penuh kejutan, Islandia, di puncak klasemen grup.

Imbasnya, mereka harus bertarung melawan Yunani di Stadion Maksimir Jumat (10/11/2017) dini hari nanti. “Kemenangan pada leg pertama akan memudahkan pada jadwal kedua,” kata pemain sayap Kroasia Ivan Perisic, dikutip Reuters.
Baca juga : Baru 11 Bulan Bergabung, Gabriel Jesus Sudah Ditawari Kontrak Baru
Jalan memutar Kroasia untuk mendapatkan tiket ke Rusia tak lepas dari penampilan mereka yang tidak stabil sepanjang babak kualifikasi grup. Mereka bahkan hampir tidak lolos setelah kalah 0-1 melawan Turki dan bermain imbang 1-1 menghadapi Finlandia.

Situasi ini membuat federasi sepak bola mengambil langkah besar dengan memecat Ante Cacic dan menunjuk mantan pelatih timnas Kroasia U-21 Zlatko Dalic sebagai pelatih. Dalic mendapat misi memperpanjang napas Kroasia berebut tiket Piala Dunia. Hasilnya, dia memberikan kemenangan penting saat bertandang ke Olympic Stadium, kandang Ukraina. Pada laga penentuan tersebut Kroasia menang dengan dua gol tanpa balas dan membuat mereka mendapatkan tiket play-off.

Perisic mengatakan, kehadiran Dalic menghadirkan atmosfer positif dan suasana baru di dalam tim, terutama dari sisi taktik. “Yunani pasti bermain defensif dan berusaha sekeras yang mereka bisa agar tidak kebobolan. Namun, ini tergantung kepada kami, sama seperti melawan Ukraina. Pelatih menyuntikkan gagasan baru dan kami melakukan pekerjaan terbaik yang bisa kami lakukan dalam permainan vital itu,” tutur gelandang Inter Milan tersebut.

Beruntungnya Kroasia memiliki pengalaman sebagai tim yang selalu bisa lolos dari jerat play-off, baik di ajang Piala Dunia maupun Piala Eropa. Dua dari empat kali partisipasi mereka di Piala Dunia melalui jalur play-off, masing-masing 2014 dan 1998. Pada 2014 mereka ke Brasil setelah mengalahkan Islandia dengan skor 2-0. Sementara Piala Dunia 1998, menyingkirkan Ukraina, 3-1.

Pada Piala Eropa mereka melewati fase play-off edisi 2012 dan 2004. Pada 2012 mereka mengubur mimpi Turki setelah dikalahkan tiga gol tanpa balas. Sedangkan 2004, Kroasia menundukkan Slovenia 2-1 untuk mendapatkan tiket ke Portugal. Namun, Dalic menganggap laga melawan Yunani akan sedikit rumit karena tim tamu pasti akan melakukan segala cara agar tidak kebobolan.

“Kami harus berhati-hati karena gaya bermain mereka berbahaya. Mereka bisa main dengan umpan panjang, serangan balik, dan membuat banyak pelanggaran,” tutur Dalic.

Sementara Yunani mengeluhkan ke putusan komisi disiplin FIFA yang melarang bek mereka Kostas Manolas karena dianggap sengaja mencari kartu kuning. Komisi Disiplin memberikan hukuman satu pertandingan setelah dia diusir karena sengaja mengulur waktu saat pertandingan mengalahkan Gibraltar, 4-0.

“Apa yang FIFA lakukan tidak benar. Kadang FIFA mengambil keputusan ‘spesial’ dan ini spesial,” kata Pelatih Yunani Michael Skibbe.