Agen Casino Online Agen Judi Poker Agen Casino Sbobet Agen Poker Online Agen Bola Terpercaya Agen Poker Terpercaya Agen Poker Terbaik

Peluang Real Madrid Pertahankan Gelar La Liga Makin Tipis

Peluang Real Madrid Pertahankan Gelar La Liga Makin Tipis

Agen bola online _ MADRID – Harapan Real Madrid untuk merayakan Natal dan Tahun Baru dengan sukacita urung terpenuhi. Los Blancos bahkan harus rela peluang mereka mempertahankan gelar Primera Liga menyusut akibat dikalahkan Barcelona. Saat ini selisih poin dengan Barcelona menjadi 14 angka.

Akhir pekan lalu Madrid sempat berpesta setelah mengukir sejarah sebagai klub pertama yang menjuarai Piala Dunia Antarklub dua kali beruntun. Tapi euforia itu hilang tidak berbekas begitu menelan hasil memalukan saat El Clasico. Di hadapan puluhan ribu fans yang memadati Santiago Bernabeu semalam, Madrid dihajar Barcelona 0-3.
Baca juga : Waduh, Neymar Males Nonton El Clasico
“Kami memulai pertandingan dengan baik. Pada awalnya ini pertandingan yang imbang. Jadi jelas kekalahan ini sangat menyakitkan bagi kami. Ini jadi pukulan berat. Tapi inilah sepak bola,” ujar Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane seperti dilansir Marca.

Tidak ada yang menduga Barcelona bisa berpesta gol pada partai terakhir Primera Liga sebelum pergantian tahun itu. Pasalnya babak pertama berakhir 0-0. Meski keduanya jual beli serangan, tidak ada gol yang tercipta hingga rehat.

Sebenarnya megabintang Madrid Cristiano Ronaldo sempat membobol gawang Barcelona di babak pertama. Bermula dari sepak pojok Toni Kroos, Raphael Varane lalu memberikan operan via sundulan kepada CR7. Gelandang serang asal Portugal itu lalu menanduknya. Namun golnya itu dianulir karena dia dianggap sudah berada dalam posisi offside.

Kesialan Madrid baru terjadi di babak kedua. Entah karena kehilangan konsentrasi, tuan rumah terlambat menutup pergerakan Luis Suarez yang menusuk dari sisi kiri pada menit ke-54. El Pistolero menerima umpan Sergi Roberto tanpa mengalami kesulitan menceploskan bola ke gawang yang dikawal Keylor Navas. Sekitar 10 menit berselang, situasi Madrid bertambah parah. Akibat kelimpungan meredam serangan Barcelona, lini belakang Madrid melakukan kesalahan fatal di kotak penalti. Dani Carvajal bertindak bodoh dengan sengaja menahan bola yang dilesakkan tim tamu. Alhasil wasit menunjuk titik putih dan mengeluarkan kartu merah langsung kepadanya.

“Kartu merah Dani Carvajal memengaruhi permainan kami. Tapi ini sering terjadi di sejumlah pertandingan. Ketika Anda mengganti pemain untuk mengubah situasi, malah ada pemain yang mendapat kartu merah,” sambung pelatih asal Prancis itu.

Lionel Messi yang ditunjuk sebagai algojo tidak menyianyiakan kesempatan ini. Walau arah tendangannya bisa terbaca Navas, bola lebih dulu masuk ke sudut kanan. Hal ini membuat Barcelona memimpin 2-0.

Masuknya Nacho, Gareth Bale, dan Marco Asensio tidak mampu mengubah keadaan. Bahkan Barcelona yang mengontrol permainan berhasil menambah gol lagi saat injury time melalui sepakan Aleix Vidal. “Saya harus menentukan pemain yang tepat untuk pertandingan ini. Tapi Lionel Messi menjadi momok bagi kami. Selanjutnya kami harus lebih berhati-hati saat menjaganya,” tambah Zidane.

Torehan memalukan ini jelas jadi mimpi buruk bagi Madrid. Ini menodai rekor tidak terkalahkan Isco dkk yang sempat berlangsung selama 10 laga berturut-turut di semua kompetisi. Dampak terparah adalah makin menipisnya peluang Madrid menjuarai lagi Primera Liga. Walau punya tabungan satu pertandingan, Los Galacticos kini tertinggal 14 angka dari Barcelona. Bahkan ada potensi Madrid terlempar dari zona Liga Champions.

Meski tumbang dari musuh bebuyutannya itu, Madrid belum beranjak dari posisi ke empat dengan 31 angka. Tapi, harus diingat, mereka kini hanya unggul dua angka atas Sevilla yang berada satu tingkat di bawahnya. “Yang jelas kami melakukan sejumlah kesalahan. Pertahanan kami sangat buruk. Dan pada pertandingan seperti El Clasico, Anda harus membayar mahal kesalahan itu. Kami seharusnya tidak mengendurkan tekanan,” tandas Zidane.

Sementara bagi Barcelona, hasil positif ini mendatangkan banyak hal. Paulinho dkk semakin kukuh di puncak klasemen sementara Primera Liga dengan 45 angka. Klub Katalan itu memimpin sembilan angka atas Atletico Madrid. Tapi, yang terpenting, Barcelona sukses membalaskan dendamnya kepada Madrid. Maklum, mereka pernah dua kali dilibas Madrid 1-3 dan 0-2 saat Piala Super Spanyol pertengahan Agustus lalu.

Meskipun peluang Real Madrid semakin tipis, bintang Barcelona Iniesta tidak mau mencoret musuh bebuyutannya dari kandidat juara. Dia beralasan, masih banyak poin yang diperebutkan dan sepak bola terkadang memunculkan hasil yang tidak disangka. “Apalagi Real Madrid merupakan salah satu tim terbaik,” kata Kapten Barcelona tersebut.

Kemenangan tadi malam dianggap Iniesta sebagai langkah maju untuk memburu gelar La Liga. Pemain nomor 8 ini menganggap kemenangan ini hanya menambah selisih poin dengan Real Madrid. “Atletico juga kalah dan kami memperlebar selisih poin, sedangkan Valencia masih menjadi pesaing. Kami terus mencoba untuk sekecil mungkin membuat kesalahan,” kata dia.

Messi juga ikut membukukan rekor tersendiri. Penyerang berjuluk La Pulga itu didaulat sebagai pemain tersubur sepanjang masa di El Clasico. Penyerang asal Argentina itu sudah 17 kali mengoyak jala Madrid di semua kompetisi terhitung sejak 2004.