Berharap Bukan Orang Mesir Terakhir, Ini Mimpi Salah di Liga Inggris

Berharap Bukan Orang Mesir Terakhir, Ini Mimpi Salah di Liga Inggris

Agen bola online _ LONDON – Penyerang Liverpool Mohamed Salah berharap dirinya bukan orang Mesir terakhir yang mendapat penghargaan bergengsi di Liga Inggris. Berkat penampilan impresif musim ini, Salah menjadi pesepak bola Mesir pertama yang merebut gelar Pemain Terbaik Liga Inggris 20017/2018 versi Asosiasi Pemain Profesional (PFA), Minggu (22/4/2018) malam.

“Ini adalah kehormatan besar. Saya telah bekerja keras dan sangat senang bisa memenanginya,” kata Salah dilansir The Sun. “(Orang Mesir pertama yang menang?) Semoga saya bukan yang terakhir! Saya sangat bangga memenangi penghargaan ini dan saya telah bekerja sangat keras.”
Baca juga : Rebut Trofi Copa del Rey, Barcelona Sentuh Rekor Real Madrid
“Anda membandingkan nama Anda dengan beberapa nama besar. Memecahkan rekor Liga Primer adalah sesuatu hal besar di Inggris dan di seluruh dunia.”

“Merupakan suatu kehormatan untuk memenangkan Player of the Year di Liga Primer dan terutama karena itu dipilih oleh para pemain. Jadi saya sangat senang dan sangat bangga memenangkannya.”

“Sejak hari pertama saya meninggalkan Liga Primer, saya ingin sukses di sini. Saya pikir saya pergi dan akan kembali sebagai orang yang berbeda. Saya tidak punya kesempatan (di Chelsea).”

Salah telah mencetak 31 gol dalam 33 pertandingan Liga Primer untuk Liverpool, dan di posisi terdepan dalam perburuan Sepatu Emas Eropa. Gol liga ke-31 saat melawan West Brom pada Sabtu (21/4/2018) membawanya sejajar bersama Alan Shearer, Cristiano Ronaldo, dan Luis Suarez.

Salah membawa Liverpool ke semifinal Liga Champions musim ini, dan akan menantang mantan klubnya, AS Roma, dalam dua laga. Salah juga masih punya mimpi yang ingin dicapai dalam sisa tiga laga Liga Primer.

“Masih ada tiga pertandingan lagi di Liga Primer. Saya ingin memecahkan rekor ini dan juga memecahkan rekor gol terbanyak satu musim (42 gol yang dibuat Andrew Cole untuk Newcaslte United musim 1993/1994). Mari kita lihat apa yang akan terjadi.”