Usai Kekalahan Telak, Posisi Maurizio Sarri Terancam

Usai Kekalahan Telak, Posisi Maurizio Sarri Terancam

Agen bola online _ MALMO – Kekalahan 0-6 Chelsea dari Manchester City (Man City) di ajang Liga Primer berbuntut panjang. Internal tim London tersebut mulai bergejolak yang mulai muncul ke permukaan. Posisi Maurizio Sarri di Chelsea pun disebut menjadi tidak pasti.

Bahkan, beberapa nama calon pengganti Sarri sudah mulai muncul ke permukaan. Jika sebelumnya ada Frank Lampard, kini mulai santer nama Zinedine Zidane. Kebetulan, mantan pelatih Real Madrid itu masih menganggur setelah mundur dari Los Blancos.
Baca juga : Kalahkan Manchester United, PSG Buka Peluang ke Perempat Final
Ada juga spekulasi tentang kemungkinan Guus Hiddink kembali dipanggil mengobati luka internal di kandang The Blues. Spekulasi menjadi tambah liar karena pemain juga mulai meragukan kemampuan mantan pelatih Napoli tersebut. Strategi Sarri-ball yang awalnya menjadi alasan kenapa Roman Abramovich tertarik mendatangkannya ke Stamford Bridge mulai memantik reaksi negatif.

Pemain merasa tidak nyaman, terutama setelah dua kekalahan memalukan di Liga Primer, yakni 0-4 dari AFC Bournemouth, Kamis (31/1), dan 0-6 dari Man City, Minggu (10/2). Kabarnya, pemain kurang memahami keinginan Sarri dan menginginkan cara bermain yang lebih sederhana.

Pemain dilaporkan telah memintanya mengubah komposisi starting line-up guna menyelesaikan sisa musim dengan baik. Sarri berupaya mendengarkan masukan dan melakukan eksperimen saat bertanding dengan tim akademi, Minggu (10/2). Sayang, hasilnya mengejutkan, tim utama Chelsea yang diperkuat pemain-pemain utama seperti Willian hingga Olivier Giroud ditahan 3-3.

Chelsea juga dianggap mengalami krisis kepemimpinan. The Blues tidak memiliki pemimpin yang kuat di ruang ganti untuk meredam situasi sulit di lapangan. Para pemain saling menyalahkan ketimbang bertanggung jawab secara pribadi.

Sarri secara tak langsung mengakui, pemain tak bisa melakukan apa yang dia inginkan. Meski telah berusaha keras, dia merasa kesulitan mengimplementasikan strategi permainan yang diinginkannya di Chelsea.

“Saya tidak melihat permainan sepak bola saya. Kami harus memahami mengapa ini tidak berjalan. Saya harus menemukan solusi. Karena, target saya adalah Chelsea memainkan sepak bola saya. Saat ini, kami masih memainkan sepak bola lain,” ungkap Sarri, dilansir chelseafc.com.

Kini, keberlangsungan karier Sarri di Stamford Bridge sangat tergantung hasil laga selanjutnya. Masa depan Sarri berada di tangan sendiri: beradaptasi dengan strategi yang sesuai keinginan pemain atau keras kepala mempertahankan Sarri-ball yang tak sempurna di kaki para pemain Chelsea.

Pilihan Sarri kemungkinan sudah bisa dilihat seperti saat Chelsea, khususnya saat bertandang ke Swedbank Stadion, markas Malmo FF, pada leg pertama babak 32 besar Liga Europa, dini hari nanti. Tapi, Sarri tak berpikir soal masa depan. Dia menegaskan mengembalikan Chelsea ke jalur positif adalah prioritasnya ketimbang apa pun.

Guna membawa pulang kemenangan, juru taktik asal Italia tersebut akan mengoptimalkan Gonzalo Higuain dengan dukungan Eden Hazard dan Pedro Rodriguez. Higuain memiliki pengalaman bermain di Liga Europa. Dia sudah bermain lima kali bersama Milan di musim ini dan memberikan dua gol dan satu assist.

Sementara di sektor tengah, N’Golo Kante, Jorginho, dan Ross Barkley bertugas menjaga keseimbangan. “Pekerjaan ini memang mengandung risiko. Tapi, saya tidak tahu masalah masa depan. Anda harus menanyakannya kepada klub. Saya hanya khawatir dengan performa tim,” tandasnya.

Pada leg babak 32 besar lainnya, Arsenal akan berhadapan dengan wakil Belarus BATE Borisov. The Gunners membawa modal bagus ke Borisov Arena setelah mengalahkan Huddersfield Town 2-1 di Liga Primer, Sabtu (9/2).

Pelatih Arsenal Unai Emery menuturkan timnya telah menunjukkan perkembangan signifikan. Dia pun berharap konsistensi performa kembali ditunjukkan Arsenal saat melawan Borisov. Emery menargetkan kemenangan guna memudahkan langkah mereka di leg kedua yang akan berlangsung di Emirates Stadium, Jumat (22/2) dini hari.

Seluruh pemain terbaik siap diturunkan, termasuk gelandang Aaron Ramsey yang akan meninggalkan Arsenal untuk bergabung dengan Juventus musim depan. “Dalam sepak bola, Anda bisa menang, kalah, dan imbang. Yang terpenting Anda harus berpikir kreatif dan selalu bersemangat. Kami sedang berproses dan kami bisa lebih baik dari ini,” tandasnya.