Lepas Navas, Zidane Siap Jadikan Anaknya Kiper Kedua Madrid

Lepas Navas, Zidane Siap Jadikan Anaknya Kiper Kedua Madrid

MADRID – Real Madrid akan melepas penjaga gawang Keylor Navas musim depan. Navas tidak jadi sisi dari gagasan taktik Zinedine Zidane menyambut musim pertandingan 2019/2020. Tetapi, nama penjaga gawang Kosta Rika itu tertera dengan tinta emas jadi satu diantara penjaga gawang Madrid yang memenangkan tiga trofi Liga Champions dengan berturut-turut.

Navas mainkan peranan besar dalam tiga kemenangan Madrid merengkuh trofi Liga Champions beruntun di antara 2016 serta 2018. Ketidakhadirannya akan terasa sangat antara beberapa fans serta pemain. Ia mengukir namanya di Hall of Fame Liga Champions saat jadi satu diantara empat penjaga gawang club Eropa yang memenangi pertandingan Liga Champions 3x dengan berturut-turut.

Dari empat penjaga gawang yang mencapai tiga trofi Liga Champions dengan berturut-turut, dua datang dari Real Madrid. Yang pertama ialah Juanito Alonso, yang mencapai tiga trofi Liga Champions bersama dengan Madrid pada 1956, 1957, serta 1958.

Alonso serta Keylor bukan hanya satu kiper yang memenangi Liga Champions dalam tiga musim beruntun. Penjaga gawang Ajax Heinz Stuy mengerjakannya pada tahun 1971, 1972, serta 1973, sebelum penjaga gawang Jerman Sepp Maier meneruskan untuk sampai prestasi yang sama di antara 1974, 1975, serta 1976 untuk Bayern Muenchen.

Itu perolehan Keylor Navas serta rekanan setimnya, hingga ia jadi penjaga gawang pertama dalam 43 tahun paling akhir yang sampai prestasi semacam itu. Sesudah kehadirannya dari Levante pada tahun 2014, Keylor sudah jadi sisi besar dari keberhasilan Madrid di Eropa. Dengan ia di gawang, Madrid cuma kalah enam dari 51 laga di Liga Champions.

Tetapi, Thibaut Courtois membuat tempat Navas tergeser. Courtois sekarang jadi pilihan pertama serta menurut Marca, Zidane ingin putranya, Luca Zidane jadi penjaga gawang cadangan Real Madrid musim depan di belakang pilihan pertama, juara Sarung Tangan Emas Piala Dunia 2018, Courtois.

Baca Juga : Ini Beda Ronaldo dan Zlatan Ibrahimovic versi Allegri

Zidane telah menjelaskan pada Navas yang berumur 32 tahun, Jumat (17/5/2019), jika ia bisa tinggalkan musim panas ini.

Waktu Madrid digenggam Julen Lopetegui, Courtois jadi kipernya di La Liga serta Navas di Liga Champions. Sesudah Santiago Solari menukar Lopetegui, Courtois jadi penjaga gawang pilihan pertama yang tidak bisa dipungkiri serta Navas harus senang dengan laga Copa del Rey saja.

Direktur club Jose Angel Sanchez serta Juni Calafat awalnya menjelaskan pada Zidane jika akan ada kiper pilihan pertama serta penjaga gawang cadangan muda untuk musim depan. Pelatih sudah ikuti kemauan club. Menurut Marca, sekarang jelas jika Zidane lebih pilih Luca Zidane jadi penjaga gawang cadangan muda dibanding Andriy Lunin.

Luca, 21 tahun, lakukan kiprah seniornya di Real Madrid di hari paling akhir musim kemarin menentang Villarreal di Estadio de la Ceramica.

Tetapi, saran Zidane untuk jadikan Luca pilihan ke-2 untuk musim depan kelihatannya tidak berjalan lancar dengan dewan, yang yakin Lunin harus penuhi peranan itu.

“Mereka yang kenal saya, tahu jika Luca berada di sini sebab kekuatannya sendiri,” kata Zidane pada beberapa orang yang menanyakan potensi Luca pada April kemarin.