Agen Casino Online Agen Judi Poker Agen Casino Sbobet Agen Poker Online Agen Bola Terpercaya Agen Poker Terpercaya Agen Poker Terbaik

Liverpool Lagi Ambyar

Liverpool Lagi Ambyar

London – Liburan musim dingin berdampak negatif bagi Liverpool. Karena setelah itu, performa The Reds turun drastis, termasuk tersingkir dari Piala FA.

Sebelum liburan musim dingin 2-16 Februari lalu, Liverpool mengatur 42 pertandingan di Liga Premier tanpa kekalahan. Sudah begitu, Liverpool hanya kalah dua kali di semua kompetisi, salah satunya ketika menurunkan tim yunior di perempat final Piala Liga Inggris.

Dengan kondisi seperti itu, Liverpool kemudian memiliki kesempatan untuk mengunci gelar Liga Premier lebih cepat, sehingga mereka dapat fokus sepenuhnya pada memenangkan trofi di Liga Champions dan Piala FA.

Setelah liburan, Liverpool masih bisa mempertahankan tren kemenangan setelah mengalahkan Norwich City 1-0 dan West Ham United 3-2. Tapi, di antara kemenangan terselip kekalahan 0-1 dari Atletico Madrid di babak 16 pertama leg pertama Liga Champions.

Kekhawatiran dimulai ketika kemenangan atas Norwich dan West Ham dicapai dengan kinerja yang cukup biasa-biasa saja, tidak seperti Liverpool sebelum liburan musim dingin. Tanda-tanda Liverpool memasuki periode ambyar lebih jelas hanya akhir pekan lalu.

Anehnya, Liverpool dibantai 0-3 oleh tim zona merah Watford yang memecahkan semua rekor positif tim. Liverpool masih memuncaki klasemen Liga Inggris dengan keunggulan 22 poin.

Baca Juga : Laga Juventus Vs AC Milan Ditunda Akibat Virus Corona

Tapi, kekalahan menunjukkan sesuatu yang salah dengan Liverpool dan terbukti sekali lagi saat melaju ke Stamford Bridge, Rabu (3/4/2020) dini hari WIB.

Dalam pertandingan putaran kelima Piala FA melawan Chelsea, Liverpool kembali tampil buruk dan harus mengalahkan 0-2 melalui gol dari Willian dan Ross Barkley. Misi pemenang treble gagal total!

Liverpool juga telah kehilangan pertandingan ketiga berturut-turut di semua kompetisi sejak November 2014. Jika dipersempit, Liverpool telah kehilangan tiga dari empat pertandingan terakhir mereka, sama dengan total kekalahan mereka dalam 66 pertandingan sebelumnya!

Dalam periode buruk Liverpool saat ini, mereka telah kebobolan delapan gol dalam empat pertandingan terakhir mereka. Jumlahnya sama dengan yang diderita dari 14 pertandingan sebelumnya.

Tidak ada gol dalam dua pertandingan terakhir untuk menjadi yang pertama bagi Liverpool, setelah tahun lalu diimbangi oleh Bayern Munich dan Manchester United tanpa gol berurutan.

Ada satu lagi catatan penting yang menegaskan penurunan Liverpool sejak liburan musim dingin. Dari 450 menit setelah pertandingan itu, Liverpool berada di posisi superior hanya 24 menit, ya 24 menit!

Bahkan ketika mengalahkan Norwich dan West Ham, Liverpool membutuhkan gol dalam 15 menit terakhir untuk menang. Ketika musim memasuki fase krusial, Liverpool malah berseru. Ada apa, Reds?